renungan

Sebuah Renungan, Teguran, Sekaligus Doa

Kawan, hidup ini ternyata,tidak sekedar mengejar cita-cita pribadi saja
Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah
Masih banyak orang yg bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan
Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang bahkan terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras

Masih banyak mereka yang masa depannya tidak jelas
Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu

Seringkali kita hanya ingat dan berempati hanya saat penderitaan mereka disodorkan depan muka kita. Selebihnya, mungkin kita lupa. Padahal seharusnya kita lah yang mencari tahu. Kita yang mencari fakta-fakta, bukan menunggu untuk ditemukan oleh fakta. Tapi sayangnya, kenyataan yang sering terjadi adalah kita hanya menunggu.

Masih banyak mereka yang tidak mandi karena alasan-alasan yang mungkin bagi kita mudah saja, seperti air bersih, sabun, dll. Sedangkan kita pun mungkin secara sadar maupun tidak sering membuang-buang air bersih atau memiliki banyak sabun yang tidak terpakai. Masih banyak mereka yg tidak memiliki baju selain yang menempel di tubuh mereka dan kita masih sempat mengeluh ngeluh karena baju kotor yang menumpuk? Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung memiliki banyak baju.

Masih banyak mereka yang tidak memiliki orang tua dan kita terkadang sering menggerutu hanya karena ditegur orang tua?
Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita.
Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Ingatlah kawan..itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.

Apapun yang terjadi..
Seburuk apapun keadaan kita,,cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda
Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita
Because we are loved

Tapi kenapa kita sering lupa?
Kenapa kita sering tidak berinfaq jika tidak diminta?
Kenapa tidak mencari tahu di mana kita bisa berinfak?

Kawan..
Hidup tidak hanya bersemangat berprestasi dalam bidang akademik, organisasi, atau pekerjaan
Semua itu bagus sekali namun semangat dan prestasi luar biasa itu tidak ada artinya bila implementasinya sama dengan nol
Tidak ada artinya bila ternyata kita sampai lupa dengan orang-orang di luar sana
Mereka yang menjadi korban kemerdekaan yang blum merdeka
Mereka yang menjadi korban para pejabat yg bagai kacang lupa kulitnya itu
Mereka yang terlupakan, mereka yg dibohongi, mereka yg tertindas, mereka yg terjajah oleh ‘kemerdekaan’ negeri ini

Kawan..
Bersyukurlah punya banyak makanan
Banyak sekali orang yg kelaparan di dunia ini
Di Ethiopia, India, Indonesia, atau bahkan mungkin beberapa meter dari tempat kita duudk saat ini
Jadi ingatlah kawan..Jangan sampai kita membiarkan makanan membusuk di kulkas atau menjadi basi di dalam lemari / tudung saji

Kawan..
Mari kita luangkan waktu..,,untuk bersyukur
Ya, untuk bersyukur
Karena selalu harus ada waktu untuk bersyukur
Jangan sampai kita bersikap tidak tahu diri
Jangan sampai kita rutin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman namun tidak ingat untuk berterima kasih kepada Allah

Kawan…
Mari kita menghargai setiap waktu yang terlewat karena waktu tidak dapat berputar kembali
Bahkan Leonardo Da Vinci pernah menyatakan keheranannya mengenai manusia yangg sering tidur. Ia berpendapat manusia hidup tersebut seperti  orang mati saja karena apa bedanya orang yang msh hidup dengan yang sudah meninggal apabila yang hidup juga tidak melakukan apa-apa (baca: sia2)?

Kawan..
Lihat ke negeri Palestina sana
Ke negeri para bayi yang terlahir untuk hidup di surga
Ke negeri yg para penghuninya waspada setiap saat terhadap pengeboman, penjarahan, pembunuhan, dan segala ketidakadilan yg dilakukan oleh orang2 yg mengatasnamakan perebutan kembali tanah milik mereka
Ke negeri yang pedih karena para muslim yg seharusnya bertitel saudara tidak bertindak sepertt saudara (baca: tidak mendukung)

Kawan..
Skali lagi, ingatlah..
Kita harus peka
Selalu lihat ke bawah tapi jangan lupa lihat ke atas juga
Selalu lihat ke depan tapi sesekali jangan lupa untuk menoleh ke belakang juga
In order to be a better person, we can’t improve urself only without caring 4 others

Kawan..bayangkanlah kesepiannya mereka yang tidak memiliki keluarga, mereka yg dimusuhin, dikucilkan, apalagi  kesepian dan kepedihan orang-orang yang ditinggal mati kluarganya yang terbunuh di depan mata merekaKawan…
Jangan terlalu sedih walaupun kadang orang suka meremehkan kita
Di belahan dunia di sebelah mana pun, banyak sekali orang-orang terbuang yg mungkin jauuuuhh lebih tersakiti daripada kita
Mereka dianggap hina
Mereka dipandang rendah
Entah berapa banyak cacian yg sudah mereka dengar
Perlakuan kasar yang mereka dapat juga tak terhitung
Lihatlah semuanya lebih dekat..dan kita akan sadar betapa sempurnanya hidup kita, paling tidak bagi diri kita sendiri

kisah

Anak Kecil Itu Anak Biasa


Citra Niaga namanya. Dulu dimasa jayanya tempat ini adalah pusat perbelanjaan yang diminati di Samarinda (sebelum adanya Mall disini). Tapi sekarang tempat ini hanya pertokoan biasa, tempat menjual pernak-pernik khas daerah sini. Walaupun begitu tempat ini masih menyisakan kenangan masa jayanya dulu. Masih banyak toko-toko besar, cukup besarlah di kota Tepian, Samarinda. Masih ada distributor elektronik, tekstil, de el el. Maklumlah letaknya stategis banget. Tapi sayangnya saat malam tempat ini jadi sarangnya preman, tukang palak, PSK, banci2 g jelas. Gak taulah, Aku sendiri g pernak ke sini saat malam hari, hanya dengar dari orang-orang saja.

Siang itu Aku menemani Adikku yang bermaksud menjual ponsel miliknya, sudah rusak (katanya sie). Hmm… Sebenarnya bukan hanya itu, setelah dijual ia minta dibelikan gantinya (halah…Biasalah para Adek begitu)

Saat Adikku negosiasi, seorang anak kecil menghampiriku, pakaiannya kotor, bau, dan…seperti gak pernah mandi (Heh…) Kulitnya juga ditumbuhi berbagai penyakit kulit, aku tak tahu, bahasa medis penyakit ini.

“Mba, minta uang, Mba…” Katanya memelas.

“Eh… Buat apa kamu uang? Masih kecil gini”

“Mba, minta uang…” Katanya lagi seolah tak mendengar pertanyaanku.

“Untuk apa sayang? Aku ga mau kasih uang, klo makan ayo” Kataku menawarkan.

“Mba…”

“Iya, buat apa coba? Namamu siapa?” Tanyaku lagi.

“Aco” Jawabnya

Tak berapa lama saat aku dan si dekil compang-camping ini berbicara. Datang dua anak yang lain, yang satu lebih tinggi dan lebih kurus dari si Aco. Sedang yang satu lagi lebih kecil dari Aco. Ia anak perempuan yang berpakaian seperti anak laki-laki, rambutnya pendek berwarna kemerahan tak terawat, memakai kemeja, seperti baju sekolah yang dicopot simbolnya. Kuperhatikan mereka bertiga. Ada kesamaan yang kutemui, di baju dekil yang dikenakan mereka, sama-sama dibuatkan semacam kantong besar dari kain bekas, dibuat menggunakan tusuk jelujur asal-asalan. Hmm…Mungkin ini pakaian dinas mereka yach??????

Aku masih disitu, mengajak bicara mereka bertiga.

“bapakmu mana?

“Orang kusta”

“Orang yang kena penyakit kusta” Kata si tinggi menimpali.

“Kamu” Tanyaku pada yang lain.

“orang kusta juga”

Banyak orang kusta ya di Samarinda??????????. Penuh pertanyaan  di kepalaku

Si penjual ponsel ikut nimbrung “Bohong, Mba, bapak ibunya jualan di pelabuhan”

Hmm…

“Ibumu dimana?” Tanyaku pada si kecil perempuan.

“Di rumah, sama Ade” Jawabnya polos.

“Mba, minta uang, buat beli beras” Katanya lagi.

“Gimana klo Mba belikan beras aja?

“Minta uang buat beli susu… Buat Ade aja na Mba…”

“Gak, Mba g mau kasih uang” Kataku tegas

“Gimana klo makan aja, mau ya, makan?”

“Mba…”

“Gak mau pokoknya”

“Mba…”

“Mba-nya g mau kasih uang” Kata si Tinggi.

“Iya, makan aja ya, apa aja, ya…” Kataku merayu si kecil dekil ini.

“Ya udah Mba, nasi goreng ya, yang di sana aj, enak” Kata si Tinggi lagi

Menurutku anak yang tinggi ini lebih dewasa dari 2 yang laen.

“Iya… Yok” Kataku sambil melangkah ke sebuah warung nasi diseberang.

Aku cuek aj menyadari bahwa sebenarnya, mata para penjual dan orang2 lewat tertuju padaku. Mungkin mereka merasa JIJIK pada tiga anak kecil dekil ini. Aku seperti merasakan rasanya jadi mereka, dipandang jijik, dekil, aneh…

“Nasi gorengnya 3 bu” Kataku memesan.

“Ga mau! Minta uang mba” Kata si kecil perempuan.

“1 bungkus aja, kita makan bedua” Kata si tinggi, seolah bicara pada Aco

Aco mengangguk mengiyakan.

“Ya udah, Satu aja, minumnya apa? Tanyaku pada mereka bertiga.

“Aqua aja Mba” Kata si penjual

Aku melirik si tinggi & Aco, dua2nya mengisyaratkan setuju. “Kamu mau apa? Teh botol? Es jeruk?” Kutanya pada si Kecil perempuan.

“Minta uang aja Mba…” Katanya sambil merajuk.

Kuperhatikan anak ini, dia kekeh banget minta uang, sebenarnya untuk apa, ah…Anak sekecil ini. Di saku bajunya yang seperti baju sekolah itu aku menangkap ada beberapa lembar uang, bahkan ada diantaraya uang 20 ribuan. (Hah…?!?!)

“Itu uangnya banyak, dapat dari mana?”

“Mba… Minta uang”

Ngeyel…

Pelayan warung menghampiri kami agak jijik

“Jangan makan disini ya Mba, dibungkus aja” Pintanya.

Aku menatap mereka.

“Iya.” Kata si tinggi.

Aku giring tiga anak ini ke pinggir warung, kasihan juga jika warung ini nantinya gak ada pembeli, cuma gara-gara ada tiga anak dekil yang datang. Atau mungkin malah empat????

Si penjual bergegas membungkuskan pesananku, satu bungkus nasi goreng plus satu botol air mineral. Segera kuberikan bungkusan itu pada si tinggi.

Setelah bilang terimakasih si tinggi dan Aco meninggalkanku. Aku harap mereka senang.

Tapi…gimana dengan si perempuan kecil ini? Ia masih disini, ngeyel…

“Mba…minta uang”

“Gak, kamu mau apa? Mba belikan, klo susu, susu apa?”

“Uang aja Mba…”

Tak lama Adikku menghampiriku dengan motornya.

“Sudah?” Tanyanya.

Aku hanya menganguk dan berjalan kearahnya.

“Mba…na…” Kata si anak perempuan sambil mengikutiku dari belakang.

“Gak!!!”

“Mba…” Katanya memelas.

“Gak sayang…”

“Sudah” Kata Adikku lagi, seolah mengisayratkan padaku untuk segera naik ke jok belakang motor Thundernya, motor ini cukup tinggi hingga si kecil tak bisa menjangkauku. Walau begitu ia masih ngeyel.

“Mba… na…”

“Gak” Jawabku sambil tersenyum pada si kecil itu.

Aku dan Adikku segera meninggalkan tempat itu, menyisakan si kecil perempuan, berrambut pendek, terlihat tak pernah mandi, yang bau dan tampak sangat kesal.

Aku sedih melihat si kecil ini, kenapa Kau Adikku sayang??? Sebenarnya uantuk apa uang yang Kau pinta? Untuk apa uang yang ada di sakumu?

Kaltim itu kaya sayang, Samarinda itu kaya sayang, jika kamu mau sekolah, hingga es em pe masih gratis walaupun bukunya ga gratis. Kamu kenapa sayang??? Kenapa memilih jadi pengemis??? Aku tak suka.

Jadi ingat dulu waktu Aku masih berdomisii di kota ini. Setiap minggu sore ada kegiatan para mahasiswa mengajari mereka belajar, di Mesjid Raya Darussalam. Lentera namanya, Aku hanya ikut beberapa kali, karena letak Mesjid ini Jauh dari rumahku, juga karena kesibukkan kuliahku. Saat itu udah mau KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Sebenarnya didaerah sekaya Kaltim mereka tak perlu mengemis. Tapi diantara mereka ada yang benar-benar punya Ortu pengemis. Apa salah mereka? Apa mereka minta diciptakan jadi pengemis???? Apa mereka juga mau lahir jadi pengemis? Mereka juga ingin lahir sebagai anak2 yang tiap hari mendengar ucapan sayang dari orang tua mereka. Coba kalian pikir, berapa kali kira-kira mereka mendengar panggilan sayang dari Ibunya dalam sehari? Berapa kali mereka dikecup Ibunya dalam sehari? Hampir gak pernah, Orang tua mereka sibuk jadi kuli angkut di pasar-pasar atau pelabuhan. Lalu siapa yang mendidik mereka??? Apa preman pasar? Apa tukang palak? Apa para banci? Para PSK?

Miris memikirkan nasib mereka…

Saudara-saudariku, kawan-kawanku, jangan didik mereka jadi pengemis. Kasihani mereka, tapi jangan didik mereka untuk senang jadi pengemis. Itu buruk bagi mental mereka. Jangan jadikan mental mereka mental pengemis, JANGAN. Itu buruk. B-U-R-U-K.

Aku gak tau nasib anak-anak jalanan di Kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya. Tapi…yang dikota kecil ini aja memprihatinkan. Apalagi yang di kota besar, bukan?

Mampukah kita mengubah mental adik-adik kita ini???? Ini butuh peran aktif kita semua kawan-kawan. Tidakkah kalian cinta pada mereka???? Mereka sangat polos & tak tahu apa-apa…

Aku cape mo nulis apa, kawan-kawan, berikan pendapat kalian tentang ini & apa yang harus kita lakukan pada mereka???? APA?

Apa si kecil ini juga nantinya akan menghasilkan keturunan yang juga seorang pengemis???? Sedang tingkat kelahiran penduduk Indonesia selalu lebih tinggi dari tingkat kematian. Apa itu artinya makin hari makin tahun Negara kita akan banyak menampung pengemis????

Kepalaku sakit kawan-kawan, Aku ingin peran aktif kita terhadap mereka, mereka butuh bantuan kita bersama. Bukan hanya orang-orang yang duduk di Gedung DPRD, atau di Istana Negara. Tapi kita. Mereka butuh kita. Tapi bukan sebagai pemberi uang yang hanya membuat mereka senang jadi pengemis.

Mereka hanya anak kecil biasa… Biasa…

Yang ingin main, main dan main.

Sebelum Aku selesaikan tulisanku ini, biar Aku kisahkan pada kalian, dulu saat Aku masih aktif di Lentera. Ada satu anak yang menarik perhatianku saat itu. Anak ini pintar menggambar, Ia bisa menggambar sama persis dengan yang ada di sampul bukunya. Persis, dan Dia tidak menjiplak sama sekali. Dia juga tidak meghilangkan sisi keindahan dari gambarnya. Tau kalian apa artinya ini? Benar… Ia cerdas. Ia punya tingkat ketelitian yang tinggi. Anak ini sangat cerdas. Adakah anak cerdas diantara anak jalanan??? Jawabannya ADA kawan-kawan, dan ini salah satu contohnya.

Trus apa kalian rela, si cerdas ini akan setiap hari melihat preman? Setiap hari melihat PSK merayu pelangganya? Setiap hari melihat tukang Palak? Banci-banci berkeliaran… Rela?????

Mereka hanya anak kecil… yang polos, yang nakal dan lingkunganlah yang membentuk mereka nantinya. Apa akan berbentuk preman? PSK? Tukang Palak? Banci? Ataukah si generasi cerdas????

khutbah09

AKIBAT KESERAKAHAN

اْلحَمْدُ ِلله, اْلحَمْدُ ِللهِ الَّذِى جَنَّبَ عَذَابَهُ عَنِ اْلأَتْقَى، أَشْهَدُ أَنْ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ شَهَادَةً تُنْجِى قَائِلَهَا مِنْ جَمِيْعِ الرَّدَى. اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُجْتَبَى، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى.

(اَمَّا بَعْد) فَيَا اَيُّهَاالنَّاسْ. اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَاحْذَرُوا الْمَعَاصِى فَإِنَّهَا مُوْجِيْبَاتٌ لِلْخُسْرَانْ.

أعوذ بالله من الشّيطان الرّجيم. وَإِلَى عَادٍ أَخَاهُمْ هُوْدًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ إِنْ أَنْتُمْ إِلاَّ مُفْتَرُوْنَ (هود: 50)

Hadirin jamaah jum’at yang dirahmati Allah!

Kaum ‘Ad, yang namanyadiabadikan di dalam al-Qur’an, adalah

seorang konglomerat yang sangat kaya. Dengan kekayaannya

yang melimpah ia bisa membeli kekuasaan raja-raja.

Pengaruhnya sangat luar biasa sehingga tak seorangpun berani

menentangnya.

‘Ad memiliki dua orang putra yang bernama Syidad dan Syadid.

Sepeninggal ayahnya, kedua anak ini bersaing untuk memperebutkn harta warisan yang melimpah. Masing-masing

merasa lebih berhak, tanpa ada keinginan untuk saling berbagi.

Perebutan harta warisan ini berakhir dengan terbunuhnya Syadid di tangan saudaranya sendiri.

Di masa kecilnya, Syidad pernah mempelajari kitab suci. Ia

sangat tertarik dengan gambaran surga yang ada di dalamnya.

Dengan harta warisan yang kini menjadi miliknya sendiri, ia

terobesesi untuk mewujudkan surga di bumi.

Niat itu segera ia kemukakan panjang lebar kepada raja-raja yang menjadi kroninya. Tak seorangpun di antara yang hadir menolak rencana itu. Sebaliknya mereka mempersilakan Syidad untuk memintanya memerintahkan apa saja, termasuk mengumpulkan permata, emas dan perak dari seluruh penjuru negeri.

Dengan mengerahkan 300 arsitek kenamaan, proyek raksasa ini

dimulai. Dicarinya lokasi yang paling tepat sesuai dengan yang pernah tergambar dalam kitab suci. Lokasi itu ditumbuhi pohon-pohon rindang yang di bawahnya terdapat sungai dengan air yang amat jernih.

Belum pernah ada bangunan seindah dan semegah taman surga

impian Syidad. Dindingnya terbuat dari emas dan perak,

dengan hiasan permata, intan merah, dan jamrud hijau.

Taman-tamannya luas juga dan indah mempesona. Selain

dipenuhi dengan pohon-pohonan yang rindang, para arsiteknya

sengaja membuat pepohonan tiruan yang daun-daunnya dihiasai

mutiara dan intan merah. Dahan-dahannya dilapisi mutiara dan

permata putih. Air yang mengalir di bawahnya ditaburi minyak

misik dan ambar yang mewangi. Luar biasa.

Akan tetapi ada yang lebih luar biasa lagi, bahwa bangunan ini

terbuat dari bahan-bahan yang diperoleh dari harta rakyat yang

dirampas, baik melalui undang-undang resmi maupun kekuasaan militer. Semua harta kekayaan rakyat dirampas habis, tak bersisa. Sampai-sampai seorang anak yatim yang hanya mempunyai anting-anting emas yang melekat di telinganya, juga ikut dipaksa menyerahkan miliknya.

Bagi para pembesar negara, perhiasan anak yatim yang nilainya

hanya 2 dirham itu tak mempunyai arti sama sekali. Akan tetapi

sebaliknya bagi anak yatim yang terlantar. Dengan tangis pilu, ia dongakkan kepalanya, ia angkat tangannya, kemudian ia berdoa: “Ya Allah, Engkau telah mengetahui segala sesuatu yang dilakukan oleh si zhalim itu. Tolonglah kami ya Allah, Dzat yang sebaik-baiknya penolong.”

Doa yang diamini para malaikat itu segera dikabulkan oleh Allah swt. Maka tak lama kemudian di saat Syidad hendak melakukan sidak, Allah mendatangkan bencana atas dirinya. Syidad bersama ratusan kroninya mati secara nista sebelum menyaksikan taman surga yang menjadi obsesinya.

Allah SWT berfirman:

وَتِلْكَ عَادٌ جَحَدُوْا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَعَصَوْا رُسُلَهُ وَاتَّبَعُوْا أَمْرَ كُلِّ جَبَّارٍ عَنِيْدٍ (هود: 59)

Dan itulah (kisah) kaum ‘Aad yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka, dan mendurhakai Rasul-Rasul Allah dan mereka menuruti perintah semua penguasa yang sewenang-wenang lagi menentang (kebenaran). (QS. Huud: 59)

Dalam ayat lain, Allah menjelaskan:

وَأَمَّا عَادٌ فَأُهْلِكُوْا بِرِيْحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ (الحاقة:6)

Adapun Kaum ‘Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang. (al-haaqah: 6)

Hadirin jamaah jum’at yang dirahmati Allah!

Kisah di atas tentu sudah banyak mengalami perubahan dari

cerita aslinya. Ada pengurangan, penambahan, penyembunyian

atau penonjolan di sana-sini. Meskipun demikian kisah-kisah

seperti ini mengandung pelajaran dan hikmah yang sangat luas.

Salah satu pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa harta itu

sama dengan pisau bermata dua. Di satu sisi ia memberikan

manfaat yang besar bagi kehidupan manusia, tapi di sisi lain

justru bisa menghancurkannya. Di tangan orang-orang yang

serakah, seperti Syidad, harta itu tidak mendatangkan kemaslahatan hidup, tapi justru memicu kerusakan di mana-mana.

Orang yang serakah tidak pernah puas dengan harta yang sudah

dimilikinya. Sudah punya segunung emas, ia ingin dua gunung.

Punya satu istana, ingin punya dua, tiga dan seterusnya. Tak

cukup memiliki rumah mewah di dalam negeri, ia pun membeli

beberapa istana di manca negara.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

Seandainya seorang anak Adam telah memiliki dua lembah harta, maka dia akan mencari lembah yang ketiganya. Dan tak akan merasa puas perutnya, melainkan dengan dimasukkan ke dalam tanah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jika yang serakah itu orang biasa-biasa saja barangkali tidak

terlalu besar pengaruhnya. Jikapun ada yang dirugikan akibat

keserahannya, barangkali hanya satu sampai sepuluh orang saja.

Akan tetapi jika yang serakah itu orang yang sedang memegang

kekuasaan atau anaknya orang yang berkuasa, maka kerugiannya bisa berlipat ganda. Negara dirugikan, dan rakyat

menjadi tumbalnya.

Pertumpahan darah pertama kali terjadi di dunia ini akibat

keserakahan manusia. Qabil membunuh saudara kandungnya

sendiri karena didorong oleh keserakahan, ingin menguasai istri

adiknya. Dari sifat serakah itu tumbuh iri hati. Tidak boleh ada

orang lain memperoleh hal yang sama dengan dirinya, apalagi

lebih.

Syidad dalam kisah di atas barangkali contoh yang amat ekstrem. Ia tidak hanya ingin menandingi sesama manusia, tapi ingin bertanding dengan Allah swt. Ia ingin memiliki istana atau taman surga sebagaimana yang pernah dijanjikan Allah kepada manusia yang beriman dan beramal shalih.

Akibat keserakahan ini, ia menghalalkan segala cara. Harta rakyat dirampok untuk memenuhi obsesinya. Tak terkecuali rakyat kecil diperas hingga tak keluar lagi airnya. Bila rakyat kecil sudah terzhalimi, Allah pasti akan membelanya. Doa mereka dikabulkan, permintaan mereka dipenuhi.

Rasulullah telah bersabda:

“Waspadalah terhadap doanya orang yang dizhalimi. Sesungguhnya antara dia dengan Allah tidak ada tabir penyekat.” (Mashabih as-Sunnah)

Hadirin jamaah jum’at yang dirahmati Allah!

Jerit tangis rakyat kecil memang tidak ada yang memperhatikan

di dunia ini. Keberadaan mereka tidak diperhitungkan, kecuali

pada saat-saat menjelang pemilu saja. Pengaduan mereka tak

pernah digubris. Tuntutan mereka tak pernah dilayani. Jangankah diajak berdialog, sedang ditemui secara baik saja itu sudah istimewa. Yang terbanyak, mereka justru diusir, dicaci-maki, dan dituduh macam-macam. Banyak di antaranya yang diseret ke sel, baik melalui jalur hukum maupun yang asal masuk saja.

Kezhaliman itu bisa berupa kezhaliman politik, ekonomi, dan

hukum. Semua bentuk aniaya itu melahirkan ketidakadilan,

pemerkosaan hak, dan pelanggaran hukum. Dalam jangka pendek mungkin kelihatannya menguntungkan pihak yang berbuat zhalim, tapi dalam jangka menengah dan panjang sebaliknya, senjata itu akan makan tuannya sendiri. Orang-orang sombong itu sama dengan membuat lubang untuk mengubur dirinya sendiri.

Tetapi pada kenyataannya, mengapa masih banyak orang yang berbuat zhalim?

Banyak faktor yang mendorongnya. Bisa karena terdorong oleh

kecintaannya yang sangat terhadap dunia, baik berupa wanita,

tahta, maupun harta. Atau karena dorongan nafsu serakah,

sehingga menjadikannya haus dan lapar tiada habis-habisnya.

Kezhaliman juga bisa karena dorongan hasad, iri atau dengki.

Seseorang yang sudah dijangkiti penyakit hati seperti ini akan

terdorong untuk berbuat apa saja, asal dapat memuaskan hatinya.

Ukuran puas baginya, adalah apabila melihat orang lain menjadi menderita karena ulahnya. Kezhaliman seperti ini sungguh sangat berbahaya, apalagi jika menimpa orang-orang yang menggenggam kekuasaan dan kekuatan, senjata ataupun harta.

Karena dampak kezhaliman itu ganda, merugikan korban dan

pelakunya, maka Rasulullah menganjurkan kepada kita agar menolong keduanya. Orang yang dizhalimi hendaknya ditolong dengan berbagai bantuan materi dan mental spritual, sedangkan orang yang berbuat zhalim hendaknya juga ditolong dengan cara dicegah. Jika tidak, Allah akan segera mendatangkan bencana yang besar kepada mereka.

Hadirin jamaah jum’at yang dirahmati Allah!

Dari uraian diatas bahwa dalam berbisnis atau bertindak, hendaknya kita menghindari sifat serakah karena yang demikian akan menghancurkan diri kita. Dampak dari serakah itu banyak sekali diantaranya adalah Penyakit hati, merugikan orang lain, menimbulkan malapetaka, mata hati dan pendengarannya tuli, pintu masuknya setan  dan keserakahan membawa kita kepada kesengsaraan. Akan tetapi hendaknya kita meiliki sifat-sifat yang baik yaitu sifat zuhud, wara’ (hati-hati), qanaah (merasa puas atas apa yang telah dianugerahkan Allah kepada kita), pandai mengatur waktu untuk kepentingan dunia dan akhirat, dan pandai mensyukuri nikmat yang ada. Selain itu, kita juga harus meluruskan seluruh niat dalam berusaha, yaitu semata-mata dalam rangka mengabdi kepada Allah guna mendapatkan ridha-Nya.

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْم. وَنَفَعَنِــى وَاِياَّكُـْــم بِمَا فِـْـيهِ مِنَ اْلايآتِ وَالذِّكْــرِ الْحَكِـْـيم. وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم .

***

الْحَمْدُ ِلله، الْحَمْدُ ِلله حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرْ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهْ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا  مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه سَيِّدُ الْخَلاَئِقِ وَالْبَشَرْ. اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ مَصَابِيْحِ الْغُرَرْ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهْ، اِتَّقُوا الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن. وَاعَلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهْ، وَثَنَّى بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهْ فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِى يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْن، وَمَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن. اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَات وَالْمُسْلِمِيْنِ وَالْمُسْلِمَات اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَات، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَات يَا قَاضِىَ الْحَاجَات وَيَا كَافِىَ الْمُهِمَّات بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن. اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْن، وَاخْذُلِ الْكَفَرَةَ وَالْمُبْتَدِعَةَ وَالْمُشْرِكِيْن. اللهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْن وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلُمْسلِمِيْن. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا لَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ الله، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحِسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْن وَلِذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

stress

Humor Bisa Menjadi Obat Stres Jumat, 30 Mei, 2008
Posted by Quito Riantori in Artikel, Humor.
trackback

Rasulullah Saw diriwayatkan pernah bersabda, “Orang beriman itu (juga) bersenda gurau dan bermain, sementara orang munafik itu suka mengerutkan kening dan marah” (Bihar al-Anwar 74 : 155 – Tuhaf al-‘Uqul hlm. 49)

Humor adalah suatu kualitas persepsi yang memungkinkan kita mengalami kegembiraan bahkan ketika kita sedang menghadapi suatu kemalangan atau kesusahan.

Menemukan humor dalam suatu situasi yang sulit dan tertawa dengan bebas bersama orang lain bisa menjadi penawar racun atas stres.

Selera humor kita memberi kita kemampuan untuk menemukan kesenangan, mengalami kegembiraan, dan juga untuk melepaskan ketegangan(tension). Humor bisa menjadi alat perawat diri (self-care) yang efektif.

Kata-kata humor sendiri merupakan kata-kata yang memiliki banyak makna. Akar kata “umor” mengandung arti cairan (liquid or fluid). Pada Abad Pertengahan, humor menunjuk kepada suatu energi yang berpikir untuk berhubungan dengan suatu cairan tubuh dan keadaan emosional. Energi ini telah dipercaya untuk menentukan kesehatan dan karakter (yaitu. “Dia sedang berada dalam sebuah humor yang buruk”).

Sebuah humor riang penuh harapan telah menggembirakan dan berhubungan dengan darah.

Suatu humor choleric adalah marah dan berhubungan dengan empedu.

Suatu humor phlegmatic adalah sikap dingin (apatis) atau sikap masa bodoh dan berhubungan dengan membran selaput lendir (mucous).

Suatu humor melancholic (sedih) telah menekan dan dihubungkan dengan empedu hitam.

Di dalam kamus modern, humor didefinisikan sebagai “suatu kualitas dari kemampuan tertawa atau menggelikan (comical) atau sebagai “suatu keadaan pikiran, sikap pandang, suasana hati, semangat”. Humor kemudian mengalir; melibatkan karakteristik dasar ekspresi individu, emosi, dan semangat.

Stres telah diperlihatkan untuk menciptakan perubahan fisiologis yang tidak sehat. Hubungan antara stres dengan tekanan darah tinggi, ketegangan otot, immuno-suppression, dan banyak lain perubahan yang telah dikenal selama bertahun-tahun. Riset modern menunjukkan bahwa tertawa menciptakan pengaruh sebaliknya. Humor muncul menjadi penawar racun yang sempurna untuk stres.

Studi menunjukkan bahwa pengalaman tertawa menurunkan tingkat-tingkat serum cortisol, meningkatkan sejumlah T lymphocytes yang diaktifkan, meningkatkan angka dan aktivitas sel pembunuh yang alami, serta meningkatkan jumlah T sel yang mempunyai suppresser.

Singkatnya, tertawa merangsang sistem kekebalan (the immune system), menetralisir immunosuppressive yang mempengaruhi stres.

Riset yang telah dilakukan pada sepuluh tahun terakhir membantu kita memahami hubungan-hubungan pikiran dengan tubuh (mind-body connections). Emosi-emosi dan suasana hati yang kita alami secara langsung mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita.

Suatu selera humor membiarkan kita untuk merasa dan menghargai ketidaklayakan hidup dan menyediakan saat-saat yang menyenangkan dan menggembirakan. Emosi-emosi positif ini dapat menciptakan perubahan-perubahan neuro-chemical yang akan menyangga immunosuppressive yang mempengaruhi stres.

Tertawa dapat menciptakan sebuah pelepasan emosi, suatu pembersihan emosi-emosi dan pelepasan ketegangan emosional. Tertawa, menangis, kemarahan, dan gemetar merupakan aktivitas-aktivitas pelampiasan yang dapat mengalirkan arus energi.

Di dalam bukunya Stress Without Distress, Selye memperjelas bahwa penafsiran stres seseorang tidak bergantung semata-mata pada suatu peristiwa eksternal, tetapi juga bergantung pada persepsi mereka atas suatu peristiwa dan makna yang mereka berikan;– bagaimana anda memperhatikan suatu situasi yang menentukan, jika Anda akan meresponnya sebagai ancaman atau tantangan.

Sebab orang yang berbeda juga merspon dengan cara yang berbeda untuk rangsangan lingkungan yang sama, sebagian orang tampak lebih baik dalam mengatasi stres daripada orang lain.

Suzanne Kobassa, seorang sosiolog telah mendefinisikan 3 “faktor daya tahan” yang dapat meningkatkan kelenturan seseorang terhadap stres dan mencegah ketegangan : komitmen, pengenndalian, dan tantangan.

Jika Anda mempunyai suatu komitmen yang kuat terhadap diri Anda dan pekerjaan Anda, maka Anda bisa meyakini bahwa Anda berada dalam kendali dari pilihan-pilihan dalam hidup Anda (pengendalian internal).

Dan jika Anda melihat suatu perubahan sebagai tantangan ketimbang sebagai ancaman; insya Allah Anda bisa lebih mengatasi stres untuk memeproleh kesuksesan.

Di dalam konteks ini, humor bisa menjadi suatu alat pengendalian. Humor memberi kita sebuah perspektif berbeda atas masalah-masalah yang kita hadapi dan, dengan suatu sikap pelepasan, kita merasakan suatu perlindungan diri dan pengendalian dalam lingkungan diri kita.

Persepsi humor melibatkan keseluruhan otak dan mengintegrasikan serta menyeimbangkan aktivitas kita di dalam belahan kedua-duanya (otak kiri dan otak kanan).

Derks telah menunjukkan bahwa ada suatu pola yang unik dari otak yang beraktivitas memancarkan gelombang persepsi humor. EEG’s telah merekam subjek-subjek tertentu ketika subjek-subjek itu hadir sebagai bahan-bahan yang lucu dan menggelikan.

Selama pengaturan canda, belahan otak bagian kiri memulai fungsi analitisnya terhadap proses pengaturan kata-kata. Segera setelah itu, kebanyakan dari aktivitas otak bergerak ke cuping depan yang mana merupakan pusat emosionalitas (center of emotionality).

Beberapa saat kemudian kemampuan sintesa belahan otak bagian kanan bergabung dengan pengolahan kiri untuk menemukan suatu pola — untuk “mendapatkan suatu lelucon atau canda”.

Beberapa 1/1000 (seperseribu) detik kemudian, sebelum si subjek memiliki cukup waktu untuk tertawa, aktivitas gelombang otak meningkat menyebar ke area proses sensor otak, area otak, dan cuping belakang kepala.

Fluktuasi-fluktuasi yang ditingkatkan di dalam gelombang delta mencapai suatu aktivitas yang lambat laun menjadi keras dan meluap sebagaimana otak memperoleh lelucon dan ekspresi eksternal ketika tawa mulai muncul.

Penemuan Derks menunjukkan bahwa humor menarik berbagai bagian-bagian otak secara bersama-sama ketimbang mengaktifkan suatu komponen di dalam satu area saja.

Menertawakan diri kita sendiri tidak selalu mudah (Seperti yang dilakukan Tukul dalam tayangan Empat Mata-nya). Sering kali seseorang terlalu hanyut dalam suatu masalah sehingga tak menemukan satu pun humor di dalamnya.

Hanya orang-orang yang memang memiliki bakat khusus yang dapat melihat sisi jenaka dari suatu situasi; yang dengannya ia dapat membant
Humor Bisa Menjadi Obat Stres Jumat, 30 Mei, 2008
Posted by Quito Riantori in Artikel, Humor.
trackback

Rasulullah Saw diriwayatkan pernah bersabda, “Orang beriman itu (juga) bersenda gurau dan bermain, sementara orang munafik itu suka mengerutkan kening dan marah” (Bihar al-Anwar 74 : 155 – Tuhaf al-‘Uqul hlm. 49)

Humor adalah suatu kualitas persepsi yang memungkinkan kita mengalami kegembiraan bahkan ketika kita sedang menghadapi suatu kemalangan atau kesusahan.

Menemukan humor dalam suatu situasi yang sulit dan tertawa dengan bebas bersama orang lain bisa menjadi penawar racun atas stres.

Selera humor kita memberi kita kemampuan untuk menemukan kesenangan, mengalami kegembiraan, dan juga untuk melepaskan ketegangan(tension). Humor bisa menjadi alat perawat diri (self-care) yang efektif.

Kata-kata humor sendiri merupakan kata-kata yang memiliki banyak makna. Akar kata “umor” mengandung arti cairan (liquid or fluid). Pada Abad Pertengahan, humor menunjuk kepada suatu energi yang berpikir untuk berhubungan dengan suatu cairan tubuh dan keadaan emosional. Energi ini telah dipercaya untuk menentukan kesehatan dan karakter (yaitu. “Dia sedang berada dalam sebuah humor yang buruk”).

Sebuah humor riang penuh harapan telah menggembirakan dan berhubungan dengan darah.

Suatu humor choleric adalah marah dan berhubungan dengan empedu.

Suatu humor phlegmatic adalah sikap dingin (apatis) atau sikap masa bodoh dan berhubungan dengan membran selaput lendir (mucous).

Suatu humor melancholic (sedih) telah menekan dan dihubungkan dengan empedu hitam.

Di dalam kamus modern, humor didefinisikan sebagai “suatu kualitas dari kemampuan tertawa atau menggelikan (comical) atau sebagai “suatu keadaan pikiran, sikap pandang, suasana hati, semangat”. Humor kemudian mengalir; melibatkan karakteristik dasar ekspresi individu, emosi, dan semangat.

Stres telah diperlihatkan untuk menciptakan perubahan fisiologis yang tidak sehat. Hubungan antara stres dengan tekanan darah tinggi, ketegangan otot, immuno-suppression, dan banyak lain perubahan yang telah dikenal selama bertahun-tahun. Riset modern menunjukkan bahwa tertawa menciptakan pengaruh sebaliknya. Humor muncul menjadi penawar racun yang sempurna untuk stres.

Studi menunjukkan bahwa pengalaman tertawa menurunkan tingkat-tingkat serum cortisol, meningkatkan sejumlah T lymphocytes yang diaktifkan, meningkatkan angka dan aktivitas sel pembunuh yang alami, serta meningkatkan jumlah T sel yang mempunyai suppresser.

Singkatnya, tertawa merangsang sistem kekebalan (the immune system), menetralisir immunosuppressive yang mempengaruhi stres.

Riset yang telah dilakukan pada sepuluh tahun terakhir membantu kita memahami hubungan-hubungan pikiran dengan tubuh (mind-body connections). Emosi-emosi dan suasana hati yang kita alami secara langsung mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita.

Suatu selera humor membiarkan kita untuk merasa dan menghargai ketidaklayakan hidup dan menyediakan saat-saat yang menyenangkan dan menggembirakan. Emosi-emosi positif ini dapat menciptakan perubahan-perubahan neuro-chemical yang akan menyangga immunosuppressive yang mempengaruhi stres.

Tertawa dapat menciptakan sebuah pelepasan emosi, suatu pembersihan emosi-emosi dan pelepasan ketegangan emosional. Tertawa, menangis, kemarahan, dan gemetar merupakan aktivitas-aktivitas pelampiasan yang dapat mengalirkan arus energi.

Di dalam bukunya Stress Without Distress, Selye memperjelas bahwa penafsiran stres seseorang tidak bergantung semata-mata pada suatu peristiwa eksternal, tetapi juga bergantung pada persepsi mereka atas suatu peristiwa dan makna yang mereka berikan;– bagaimana anda memperhatikan suatu situasi yang menentukan, jika Anda akan meresponnya sebagai ancaman atau tantangan.

Sebab orang yang berbeda juga merspon dengan cara yang berbeda untuk rangsangan lingkungan yang sama, sebagian orang tampak lebih baik dalam mengatasi stres daripada orang lain.

Suzanne Kobassa, seorang sosiolog telah mendefinisikan 3 “faktor daya tahan” yang dapat meningkatkan kelenturan seseorang terhadap stres dan mencegah ketegangan : komitmen, pengenndalian, dan tantangan.

Jika Anda mempunyai suatu komitmen yang kuat terhadap diri Anda dan pekerjaan Anda, maka Anda bisa meyakini bahwa Anda berada dalam kendali dari pilihan-pilihan dalam hidup Anda (pengendalian internal).

Dan jika Anda melihat suatu perubahan sebagai tantangan ketimbang sebagai ancaman; insya Allah Anda bisa lebih mengatasi stres untuk memeproleh kesuksesan.

Di dalam konteks ini, humor bisa menjadi suatu alat pengendalian. Humor memberi kita sebuah perspektif berbeda atas masalah-masalah yang kita hadapi dan, dengan suatu sikap pelepasan, kita merasakan suatu perlindungan diri dan pengendalian dalam lingkungan diri kita.

Persepsi humor melibatkan keseluruhan otak dan mengintegrasikan serta menyeimbangkan aktivitas kita di dalam belahan kedua-duanya (otak kiri dan otak kanan).

Derks telah menunjukkan bahwa ada suatu pola yang unik dari otak yang beraktivitas memancarkan gelombang persepsi humor. EEG’s telah merekam subjek-subjek tertentu ketika subjek-subjek itu hadir sebagai bahan-bahan yang lucu dan menggelikan.

Selama pengaturan canda, belahan otak bagian kiri memulai fungsi analitisnya terhadap proses pengaturan kata-kata. Segera setelah itu, kebanyakan dari aktivitas otak bergerak ke cuping depan yang mana merupakan pusat emosionalitas (center of emotionality).

Beberapa saat kemudian kemampuan sintesa belahan otak bagian kanan bergabung dengan pengolahan kiri untuk menemukan suatu pola — untuk “mendapatkan suatu lelucon atau canda”.

Beberapa 1/1000 (seperseribu) detik kemudian, sebelum si subjek memiliki cukup waktu untuk tertawa, aktivitas gelombang otak meningkat menyebar ke area proses sensor otak, area otak, dan cuping belakang kepala.

Fluktuasi-fluktuasi yang ditingkatkan di dalam gelombang delta mencapai suatu aktivitas yang lambat laun menjadi keras dan meluap sebagaimana otak memperoleh lelucon dan ekspresi eksternal ketika tawa mulai muncul.

Penemuan Derks menunjukkan bahwa humor menarik berbagai bagian-bagian otak secara bersama-sama ketimbang mengaktifkan suatu komponen di dalam satu area saja.

Menertawakan diri kita sendiri tidak selalu mudah (Seperti yang dilakukan Tukul dalam tayangan Empat Mata-nya). Sering kali seseorang terlalu hanyut dalam suatu masalah sehingga tak menemukan satu pun humor di dalamnya.

Hanya orang-orang yang memang memiliki bakat khusus yang dapat melihat sisi jenaka dari suatu situasi; yang dengannya ia dapat membantu untuk ketawa dan melepas kegembiraan.

Cobalah ciptakan gambaran-gambaran yang lucu dari masalah-masalah Anda, atau melebih-lebihkan situasi tersebut ke dalam hal-hal yang menggelikan, menertawakan perilaku aneh yang sebenarnya juga Anda miliki… Dengan begitu, insya Allah, stres dan ketegangan Anda akan terangkat dan hilang.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah
u untuk ketawa dan melepas kegembiraan.

Cobalah ciptakan gambaran-gambaran yang lucu dari masalah-masalah Anda, atau melebih-lebihkan situasi tersebut ke dalam hal-hal yang menggelikan, menertawakan perilaku aneh yang sebenarnya juga Anda miliki… Dengan begitu, insya Allah, stres dan ketegangan Anda akan terangkat dan hilang.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah

kosa kata

Habis manis sepah dibuang

(Dari Wikiquote Indonesia, koleksi kutipan bebas berbahasa Indonesia.)

1. dibuang setelah tidak dipakai lagi.

2. sesuatu disimpan pada saat diperlukan saja, dan dibuang jika tidak diperlukan lagi.

3. selagi masih digunakan dirawat dengan baik, tetapi bila tidak dipergunakan lagi dicampakkan begitu saja.

refleksi

Cara Mengahapi Stres

Cari “Pedoman dan Strategi Belajar”

* Cara belajar efektif
* Pengaturan jadwal belajar
* Mengatur stres ◄
* Motivasi belajar
* Berpikir yang cerdik
* Menghindarkan Keraguan
* Berpikir Kritis
* Penyesuaian Pengambilan Keputusan
* Pemecahan Masalah dan
Pengambilan Keputusan

It is the mind that makes the body
Sojourner Truth, 1797 – 1883 American

Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:

Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.

Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,
langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.

Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?
Perhatikan lingkunga sekitar anda
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut. Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari. Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti. Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini. Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
Hindari reaksi yang berlebihan;
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih? Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
Tidur secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress. Hindari stress
Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindar
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah. Tingkatkan ketahanan diri anda
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?.

Cobalah untuk ?memanfaatkan? stress
Jika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.

Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif

Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.

Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda, kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja, carilah bantuan ahli di pusat konseling sekolah anda.

Refleksi

6 TIPS PERNIKAHAN HEMAT

Merencanakan pesta pernikahan (wedding party) yang indah bukan berarti biaya harus membengkak, apalagi sampai berutang pada pihak lain. Mungkin dalam konsepnya ada persamaan dan perbedaan dengan paket ulang tahun. Simak tips berikut ini agar biaya pernikahan agar tetap terjangkau:

1. Sedini mungkin

Buat rencana pernikahan jauh-jauh hari, untuk menghindari biaya dadakan yang akan membuat dana membengkak. Mulailah mencari lokasi wedding party, jumlah tamu yang akan diundang, atau mungkin paket wedding, dan sebagainya. Bandingkan beberapa lokasi yang Anda incar, dan pilih yang memberikan fasilitas paling lengkap dengan harga cukup murah.

2. Waktu menikah

Hindari musim pernikahan atau bulan yang ramai untuk mengadakan hajat besar ini, misalnya setelah Lebaran. Ketika bukan musimnya, biasanya penyedia jasa pernikahan dan paket wedding lainnya bersedia memberikan diskon.

3. Busana Pengantin

Meski Anda berharap ini adalah pernikahan sekali seumur hidup, bukan berarti Anda boleh “tutup mata” terhadap biaya busana pengantin. Pilih busana untuk weddings party yang harganya terjangkau, toh hanya akan dikenakan satu kali. Tak perlu iri pada busana mewah yang dikenakan pengantin lain, karena bisa jadi mereka lebih mampu secara finansial dibanding Anda.

4. Belanja

Bandingkan beberapa penyedia jasa pernikahan seperti wedding planner, weddings planner, cari yang paling Anda suka dan membuat Anda merasa nyaman bila bekerja sama dengannya. Jangan sungkan bernegosiasi harga. Pesan cincin, bunga, dekorasi, musik pengiring dan dokumentasi pernikahan Anda tanpa terburu-buru. Minta rekomendasi dari teman atau kerabat bisa dilakukan.

5. Tekanan Hindari stres.

Lebih baik, nikmati persiapan pernikahan Anda. Lakukan setiap proses dengan santai. Misalnya saat menggunakan jasa wedding planner / weddings planner kita tetap ahrus kelihatan santai. Jangan biarkan pihak lain memaksa Anda melakukan ini-itu yang membuat biaya membengkak atau melebihi kemampuan.

6. Do It Yourself

Lakukan sendiri sebanyak mungkin persiapan pernikahan Anda. Ini akan membuat biaya pernikahan/weddings party tidak membengkak. Kalau Anda memang jago mendesain, rancang sendiri kartu undangannya. Selain lebih murah, juga terkesan lebih personal. Menggunakan jasa wedding party planner tentunya menambah budget.

ARTIKEL

Rumus Canggih Raih Barakah dalam Pernikahan

Ayat inilah yang menjadi manhaj sebagai alur dalam merayakan cinta. Sebuah ayat yang sering menghias indah undangan walimah. Untuk menghayati maknanya, mari kita simak uraian ringkas oleh Salim A. Fillah dalam buku Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim dengan kata-kata kunci sebagai berikut:

1. Min anfusikum. Dari jiwa-jiwa kalian.
Artinya, hal pertama yang dibicarakan Al Qur’an tentang pernikahan dua manusia adalah kesejiwaan. Ruh itu, kata Nabi seperti tentara, jika kode sama, sandinya nyambung. Meskipun belum saling melihat mereka pasti bersepakat. Jika tidak, ya tembak dulu, urusan belakangan. Nah, apa sih kode dan sandi untuk ruh? Yaitu komitmen kepada Allah dan agamanya. Itu saja. Itulah kesejiwaan.

2. Azwaajan. Pasangan hidup.
Tak berlama-lama, sesudah kesesuaian jiwa, Al Qur’an segera mengatakan bahwa mereka menjadi suami isteri. Sebuah ungkapan yang mengandung hikmah sebagai berikut, ”Orang selalu berpikir, bahwa kita harus mencari pasangan yang tepat, maka hubungan akan berhasil. Berhentilah mencari orang yang tepat. Mulai sekarang, jadikan orang di dekat Anda yang memang hebat itu menjadi orang yang tepat!” Hal ini mengajari kita menjadi manusia yang lebih tinggi, manusia yang ’menjadikan’, bukan sekedar ’mencari’.

3. Litaskunuu ilaihaa. Supaya kalian tenteram, tenang, padanya.
Unik sekali. Kata hubung yang dipakai adalah huruf lam (li) yang menunjukkan otomatis. Kata Allah, kalau pernikahan dimulai dari kesejiwaan, maka otomatis seorang suami akan merasakan ketentraman pada istrinya, dan seorang istri akan merasakan ketenangan pada suaminya. Apa sih sakinah itu? Sederhananya, sakinah inilah yang disebut separuh agama seseorang. Dengannya, seorang insan bisa mengoptimalkan potensinya untuk menjadi ibadurrahman sekaligus khalifatu fil ardh. Tenteram karena gejolak syahwat telah menemukan saluran yang halal dan thayyib, tenang karena ada sahabat lekat yang siap mendukung perjuangan.

4. Wa ja’ala bainakum mawaddatan. Kemudian ada yang harus diproses, diupayakan, yakni mawaddah.
Apa itu mawaddah? Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris memang kekurangan kosakata untuk cinta. Hanya cinta dan love. Padahal bahasa Arab punya empat belas. Dengan membandingkan pemaknaan Ibnul Qayyim Al Jauziyah terhadap mawaddah dalam buku Raudhatul Muhibbin dengan salah satu jenis cinta yang disebut Erich Fromm dalam The Art of Loving sebagai cinta yang erotis-romantis, ternyata bisa disejajarkan. Jadi mawaddah adalah cinta yang erotis-romantis. Bentuknya bisa ekspresi yang paling bathin sampai paling zhahir.

5. Wa (ja’ala bainakum) rahmatan. Yang harus diusahakan bukan cuma mawaddah tapi juga rahmah.
Rahmah ini juga cinta, bukan sekedar kasih sayang. Cinta yang bagaimana? Cinta yang seperti lagu, kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Inilah cinta yang memberi -bukan meminta-, berkorban –bukan menuntut-, berinisiatif –bukan menunggu-, dan bersedia-bukan berharap-harap-.

Itulah sekilas uraian untuk meraih barakah dalam pernikahan yang dituntunkan dalam kitab yang berisi banyak rumus canggih, Al Qur’an. Sehingga, pernikahan pun berhak mendapat doa keberkahan yang diajarkan Rasulullah, ”Barakallaaku laka, wa barakallahu ’alaika, wa jama’a bainakuma fii khaiir.”

Kini berpadulah dua hati dalam mahligai cinta
Ikatan nan agung sempurna sebagian agama
Allah telah menghalalkanmu menjai pendamping bagiku
Dan kau pun tlah mengikhlaskanku menjadi pendampingmu
(Nuansa: Mahligai Cinta)

Dengan pernikahan barakah, setiap episode dalam perjalanan bahtera rumah tangga akan membawakan kebahagiaan. Barakah itu membawa senyum meski air mata menitik-nitik. Barakah itu menyergapkan rindu di tengah kejengkelan. Barakah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah. Barakallahu lakum, amin.

DO’A

Orang Yang Dikabulkan Do’anya

Banyak orang yang tidak bisa memanfaatkan kesempatan untuk berdoa, padahal boleh jadi seseorang itu tergolong yang mustajab doanya tetapi kesempatan baik itu banyak disia-siakan. Maka seharusnya setiap muslim memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdoa sebanyak mungkin baik memohon sesuatu yang berhubungan dengan dunia atau akhirat.

Di antara orang-orang yang doanya mustajab.

[1]. Doa Seorang Muslim Terhadap Saudaranya Dari Tempat Yang Jauh

Dari Abu Darda’ bahwa dia berkata bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Tidaklah seorang muslim berdoa untuk saudaranya yang tidak di hadapannya, maka malaikat yang ditugaskan kepadanya berkata : “Amin, dan bagimu seperti yang kau doakan”. [Shahih Muslim, kitab Doa wa Dzikir bab Fadli Doa fi Dahril Ghalib].

Imam An-Nawawi berkata bahwa hadits di atas menjelaskan tentang keutamaan seorang muslim mendoakan saudaranya dari tempat yang jauh, jika seandainya dia mendoakan sejumlah atau sekelompok umat Islam, maka tetap mendapatkan keutamaan tersebut. Oleh sebab itu sebagian ulama salaf tatkala berdoa untuk diri sendiri dia menyertakan saudaranya dalam doa tersebut, karena disamping terkabul dia akan mendapatkan sesuatu semisalnya. [Syarh Shahih Muslim karya Imam An-Nawawi 17/49]

Dari Shafwan bin Abdullah bahwa dia berkata : Saya tiba di negeri Syam lalu saya menemui Abu Darda’ di rumahnya, tetapi saya hanya bertemu dengan Ummu Darda’ dan dia berkata : Apakah kamu ingin menunaikan haji tahun ini ? Saya menjawab : Ya. Dia berkata : Doakanlah kebaikan untuk kami karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

“Artinya : Doa seorang muslim untuk saudaranya yang tidak ada di hadapannya terkabulkan dan disaksikan oleh malaikat yang ditugaskan kepadanya, tatkala dia berdoa untuk saudaranya, maka malaikat yang di tugaskan kepadanya mengucapkan : Amiin da bagimu seperti yang kau doakan”. Shafwan berkata : “Lalu saya keluar menuju pasar dan bertemu dengan Abu Darda’, beliau juga mengutarakan seperti itu dan dia meriwayatkannya dari Nabi. [Shahih Muslim, kitab Dzikir wa Doa bab Fadlud Doa Lil Muslimin fi Dahril Ghaib 8/86-87]

Syaikh Al-Mubarak Furi berkata bahwa jika seorang muslim mendoakan saudaranya kebaikan dari tempat yang jauh dan tanpa diketahui oleh saudara tersebut, maka doa tersebut akan dikabulkan, sebab doa seperti itu lebih berbobot dan ikhlas karena jauh dari riya dan sum’ah serta berharap imbalan sehingga lebih diterima oleh Allah. [Mir'atul Mafatih 7/349-350]

Catatan.
Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata bahwa Imam Karmani menukil dari Al-Qafary bahwa ucapan doa seorang : “Ya Allah ampunilah dosa semua kaum muslimin” adalah doa terhadap sesuatu yang mustahil sebab pelaku dosa besar mungkin masuk Neraka dan masuk Neraka bertolak belakang dengan permohonan pengampunan, bisa saja pelaku dosa besar di doakan, sebab yang mustahil adalah mendoakan pelaku dosa besar yang kekal di Neraka, selagi masih bisa keluar karena syafaat atau dimaafkan, maka itu termasuk pengampunan secara keseluruhan.

Ucapan orang di atas bertentangan dengan doa Nabi Nuh ‘Alaihis Salam dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Ya Rabb! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang-orang mukmin yang masuk ke rumahku dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan”. [Nuh : 28].

Dan juga bertentangan dengan doa Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Ya Rabbi, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab”. [Ibrahim : 41]

Serta Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga diperintahkan seperti itu yang
terdapat dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan”. [Muhammad : 19]

Yang jelas permohonan dengan lafazh umum tidak mengharuskan permohonan untuk setiap orang secara kolektif. Mungkin yang dimaksud oleh Al-Qafary bahwa mendoakan kaum muslimin secara kolektif dilarang bila seorang yang berdoa menginginkan keseluruhan tanpa pengecualian dan bukan pelarangan terhadap syariat doanya. [Fathul Bari 11/202]

[2]. Orang yang Memperbanyak Berdoa Pada Saat Lapang Dan Bahagia

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya :Barangsiapa yang ingin doanya terkabul pada saat sedih dan susah, maka hendaklah memperbanyak berdoa pada saat lapang”. [Sunan At-Tirmidzi, kitab Da'awaat bab Da'watil Muslim Mustajabah 12/274. Hakim dalam Mustadrak. Dishahihkan oleh Imam Dzahabi 1/544. Dan di hasankan oleh Al-Albani No. 2693].

Syaikh Al-Mubarak Furi berkata bahwa makna hadits di atas adalah hendaknya seseorang memperbanyak doa pada saat sehat, kecukupan dan selamat dari cobaan, sebab ciri seorang mukmin adalah selalu dalam keadaan siaga sebelum membidikkan panah. Maka sangat baik jika seorang mukmin selalu berdoa kepada Allah sebelum datang bencana berbeda dengan orang kafir dan zhalim sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya ; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu”. [Az-Zumar : 8].

Dan firman Allah.

“Artinya : Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya”. [Yunus : 12. Mir'atul Mafatih 7/360]

Wahai orang yang ingin dikabulkan doanya, perbanyaklah berdoa pada waktu lapang agar doa Anda dikabulkan pada saat lapang dan sempit.

3]. Orang Yang Teraniaya

Dari Mu’adz bin Jabal Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniyaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan)”. [Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38]

Dari Abu Hurairah bahwa dia berkata bahwasanya Rasulullah bersabda.

“Artinya : Doanya orang yang teraniaya terkabulkan, apabila dia seorang durhaka, maka kedurhakaannya akan kembali kepada diri sendiri”. [Musnad Ahmad 2/367. Dihasankan sanadnya oleh Mundziri dalam Targhib 3/87 dan Haitsami dalam Majma' Zawaid 10/151, dan Imam 'Ajluni No. 1302]

[4] & [5]. Doa Orang Tua Terhadap Anaknya Dan Doa Seorang Musafir.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

“Artinya : Tiga orang yang doanya pasti terkabulkan ; doa orang yang teraniyaya;doa seorang musafir dan doa orang tua terhadap anaknya”. [Sunan Abu Daud, kitab Shalat bab Do'a bi Dhahril Ghaib 2/89. Sunan At-Tirmidzi, kitab Al-Bir bab Doaul Walidain 8/98-99. Sunan Ibnu Majah, kitab Doa 2/348 No. 3908. Musnad Ahmad 2/478. Dihasankan Al-Albani dalam Silsilah Shahihah No. 596]

[6]. Doa Orang Yang Sedang Puasa

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Tiga doa yang tidak ditolak ; doa orang tua terhadap anaknya ; doa orang yang sedang berpuasa dan doa seorang musafir”. [Sunan Baihaqi, kitab Shalat Istisqa bab Istihbab Siyam Lil Istisqa' 3/345. Dishahihkan oelh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah No. 1797].

[7]. Doa Orang Dalam Keadaan Terpaksa.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepadanya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu menginga(Nya)”. [An-Naml : 62]

Imam As-Syaukani berkata bahwa ayat diatas menjelaskan betapa manusia sangat membutuhkan Allah dalam segala hal terlebih orang yang dalam keadaan terpaksa yang tidak mempunyai daya dan upaya. Sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan orang terpaksa adalah orang-orang yang berdosa dan sebagian yang lain berpendapat bahwa yang dimaksud terpaksa adalah orang-orang yang hidup dalam kekurangan, kesempitan atau sakit, sehingga harus mengadu kepada Allah. Dan huruf lam dalam kalimat Al-Mudhthar untuk menjelaskan jenis bukan istighraq (keseluruhan). Maka boleh jadi ada sebagian orang yang berdoa dalam keadaan terpaksa tidak dikabulkan dikarenakan adanya penghalang yang menghalangi terkabulnya doa tersebut. Jika tidak ada penghalang, maka Allah telah menjamin bahwa doa orang dalam keadaan terpaksa pasti dikabulkan. Yang menjadi alasan doa tersebut dikabulkan karena kondisi terpaksa bisa mendorong seseorang untuk ikhlas berdoa dan tidak meminta kepada selain-Nya. Allah telah mengabulkan doa orang-orang yang ikhlas berdoa meskipun dari orang kafir, sebagaimana firman Allah.

“Artinya : Sehingga tatkala kamu di dalam bahtera, dan meluncurkan bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan keta’atan kepada-Nya semata-mata’. (Mereka berkata) : ‘Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami termasuk orang-orang yang bersyukur”. [Yunus : 22]

Dan Allah berfirman dalam ayat lain

“Artinya : Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Alla)”. [Al-Ankabut : 65].

Dari ayat di atas Allah mengabulkan doa mereka, padahal Allah tahu bahwa mereka pasti akan kembali kepada kesyirikan. [Fathul Qadir 4/146-147]

Imam Ibnu Katsir berkata bahwa Imam Hafizh Ibnu ‘Asakir mengisahkan seorang yang bernama Abu Bakar Muhammad bin Daud Ad-Dainuri yang terkenal dengan kezuhudannya. Orang tersebut berkata : “Saya menyewakan kuda tunggangan dari Damaskus ke negeri Zabidany, pada satu ketika ada seorang menyewa kuda saya dan meminta untuk melewati jalan yang tidak pernah saya kenal sebelumnya”, Dia berkata : “Ambillah jalan ini karena lebih dekat”. Saya bertanya : “Bolehkah saya memilih jalan ini”, Dia berkata : “Bahkan jalan ini lebih dekat”. Akhirnya kami berdua menempuh jalan itu sehingga kami sampai pada suatu tempat yang angker dan jurangnya yang sangat curam yang di dalamnya terdapat banyak mayat. Orang tersebut berkata : “Peganglah kepala kudamu, saya akan turun”. Setelah dia turun dan menyingsingkan baju lalu menghunuskan golok bermaksud ingin membunuh saya, lalu saya melarikan diri darinya, akan tetapi dia mampu mengejarku. Saya katakan kepadanya : “Ambillah kudaku dan semua yang ada padanya”. Dia berkata : “Kuda itu sudah milikku, tetapi aku ingin membunuhmu”. Saya mencoba menasehati agar dia takut kepada Allah dan siksaan-Nya tetapi ternyata dia seorang yang tidak mudah menerima nasehat, akhirnya saya menyerahkan diri kepadanya.

Saya berkata kepadanya : “Apakah anda mengizinkan saya untuk shalat?” Dia berkata : “Cepat shalatlah!” Lalu saya beranjak untuk shalat akan tetapi badan saya gemetar sehingga saya tidak mampu membaca ayat Al-Qur’an sedikitpun dan hanya berdiri kebingungan. Dia berkata : “cepat selesaikan shalatmu!”, maka setelah itu seakan-akan Allah membukakan mulut saya dengan suatu ayat yang berbunyi.

“Artinya : Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepadanya, dan yang menghilangkan kesusahan”. [An-Naml : 62]

Tidak terduga muncul dari mulut bukit seorang satria datang ke arah kami dengan menggemgam tombak di tangannya, lalu melempar tombak tersebut ke arah orang tadi dan tombak pun mengenai jantungnya lalu seketika itu orang tersebut langsung mati terkapar. Setelah itu, maka saya memegang erat-erat satria tersebut dan saya bertanya : “Demi Allah siapakah engkau sebenarnya?” Dia mejawab : “Saya adalah utusan Dzat Yang Maha Mengabulkan permohonan orang-orang yang dalam keadaan terpaksa tatkala dia berdoa dan menghilangkan segala malapetaka”. Kemudian saya mengambil kuda dan semua harta lalu pulang dalam keadaan selamat. [Tafsir Ibnu Katsir 3/370-371]

kisah

KISAH ANAK TERANIAYA

Sejak masuk di bangku SMA,wisnu selalu merasa gelisah.dia selalu dijahili oleh teman-teman di kelasnya.akupun merasa kasihan kepada wisnu.tapi terkadang aku juga sering merasa jengkel kepadanya.sisky yang juga temanku satu kelas sering sekali menjahili wisnu apabila wisnu berbuat kesalahan.tapi mereka juga sering bercanda bersama.

“wisnu!! Aku minta minum kamu donk!”,sisky meminta minuman milik wisnu.”tapi jangan dihabiskan, ya!”,jawab wisnu. “aku juga ya!”pinta andy.”kamu itu minta terus, kapan bias beli sendiri”,kata wisnu.mendengar ucapan wisnu tadi, andy marah.dirinya merasa dihina oleh wisnu.”kamu menghina aku ya!kamu piker aku enggak bias membeli minuman sendiri!”,sentak andy kepada wisnu.pada waktu itu aku hanya bias tertawa kecil.wisnu terlihat sangat ketakutan.itulah yang sering dilakukan sisky dan andy.mereka selalu meminta apa yang dimiliki oleh wisnu.jika tidak diberi,jika tidak diberi,mereka selalu menjahili wisnu.kebiasaan tersebut mereka lakukan setiap hari.

Akhirnya sampai pada suatu ketika, saat selesai olah raga, wisnu mencoba mengerjai andy dan sisky.aku sebenernya tau apa yang dilakukan wisnu.tapi aku diam saja karena akujuga ingin tau gimana ekspresi sisky dan andykalau dikerjai wisnu.wisnu mengisi botol minumannya dengan air kamar mandi karena dia tau kalau andy dan sisky akan minta minum kepadanya.

“wisnu, aku minta minum kamu donk, aku haus ni!!”,kata sisky.”oh silakan saja”, jawab wisnu.sisky tak menaru curiga sedikit pun.”hati-hati!!”, aku berkata sambil tertawa. Sisky membagikan minuman tersebut kepada andy.dan mereka pun menghabiskan minuman tersebut.”kamu habiskan minum milik wisnu ya!, kamu tau gak kalau minuman tadi terisi air dari kamar mandi”,aku memberi tahu sisky dan andy.”apa!!!”,serentak sisky dan andy berteriak.mereka pun muntah-muntah.wisnu dan aku pun tertawa terbahak.sisky pun marah dana dipanggilnya wisnu.”beraninya kamu mengerjai aku”,bentak sisky.”teman-teman kita kerjai balik wisnu”, sisky mengajak andy,hari dan fikri.wisnu ditelanjang di depan kelas.semuanya tertawa termasuk aku.

Setelah kejadian tersebut, keesokan harinya wisnu tidak masuk sekolah. Kabarnya si wisnu sakit.karena wisnu tidak masuk sekolah, sisky dan teman-teman gengnya bosan di kelas.tidak ada lagi anak yang bias dijahili seperti wisnu.”kok diem semua ni”,kataku kepada mereka.”diam aja kamu!”,sahut sisky pemimpin geng tersebut bicara kepadaku.”enggak ada lagi anak yang bias kerjai lagi ya!!, kasihan deh kalian”,ejekku .”makanyajadi anak tujangan begejekan melulu, contoh ni seperti aku.aku enggak begekan seperti kalian”,kataku menasehati merka.

Seminggu sudah wisnu tidak masuk sekolah.sisky dan teman-teman gengnya merasa bersalah kepada wisnu. Mereka takut kalau wisnu sakit parah.”kalian sadar kan!!seminggu sudah wisnu enggak masuk sekolah ,kalau terjadi apa-apa dengan wisnu gmn”,kataku kepada sisky dan teman-temannya.”iya,kami sudah sadar kok.nanti kalau wisnu sudah masuk sekolah, kami akan meminta maaf kepada wisnu”,kata sisky mewakili teman-temannya.akhirnya keesokan harinya wisnu masuk sekolah,sisky dan teman-temannya meminta maaf kepada wisnu.kelas pun sekarang tidak gaduh lagi.akhirnya semua anak dikelasku naik ke kelas 2.kami merasa gembira sekali.walaupun kaminakal tapi kami tidak lupa untuk terus selalu belajar.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.